RSS

Pages

Inilah 10 Titik Kembang Api Tahun Baru 2011


VIVAnews - Perayaan pergantian tahun selalu identik dengan penyalaan kembang api. Namun, Markas Besar Kepolisian hanya mengizinkan penyalaan kembang api di 10 titik saja.

"Rencana penyalaan kembang api dalam rangka perayaan malam Tahun Baru 2011 sudah diterbutkan, izin ada 10 titik," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Boy Rafly Amar, di Mabes Polri, Jumat 31 Desember 2010.

10 Titik itu berada di seluruh Indonesia:
1. Hotel Brastagi, Sumatera Utara
2. Lapangan Dataran Engku Putri, Batam
3. Hotel Mercure Ancol, Jakarta
4. Putri Duyung Cottage Ancol, Jakarta
5. Pantai Festival Ancol, Jakarta
6. Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta
7. Pantai Carnaval Ancol, Jakarta
8. Mal La Plaza Kelapa Gading, Jakarta
9. Sumarecon Mal Serpong
10. Alun-Alun Kapuas Pontianak, Kalimantan Barat.

Untuk pengamanan malam tahun baru ini, anggota Polri yang diterjunkan sebanyak 87.352 personel. Jumlah itu, merupakan personel gabungan dari Mabes Polri dan seluruh polda.

Polda dengan pengamanan prioritas I itu antara lain Polda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Kalimantan Timur, Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Selatan.

Kemudian, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Yogyakarta, Polda Maluku, Polda Bali, dan Polda Papua. Secara keseluruhan, Polda prioritas I ini akan menerjunkan sebanyak 59.260 personel. Sedangkan Polda prioritas II mengerahkan 27.456 personel.

Terompet Tahun Baru, Model Naga Paling Laris


VIVAnews - Perayaan Tahun Baru tidak lepas dari terompet. Budaya ini dimanfaatkan pedagang terompet untuk meraup untung besar. Siang ini di sejumlah titik di jalan Jakarta tampak marak pedagang keliling yang menjual aneka ragam terompet.

Terlihat di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, berjajar belasan pedagang yang menjajakan terompetnya kepada para pengendara yang melintas.

Terompet yang dijajakan pun bermacam-macam seperti terompet Vuvuzela khas Afriksa Selatan, saxophone hingga terompet berbentuk binatang. Harga yang ditawarkan bervariasi dari Rp 5 hingga Rp 45 ribu.

Dari sekian banyak terompet yang ditawarkan para pedagang, ada satu jenis terompet yang cukup diminati masyarakat. "Model terompet berbentuk seekor naga warna-warni yang paling digemari pembeli" ujar seorang pedagang terompet, Ujang, Jumat, 31 Desember 2010.

Dia mengaku sejak sepekan dapat menjual terompet naga mencapai 50-100 terompet per hari dengan harga 25 ribu per buahnya. Terompet naga yang dijual memang unik, berbentuk seekor naga yang sedang meliuk yang dilengkapi kaki dan sisik khas naga.

Tempat meniupnya berada di ekor naga dan suara keluar berada di mulut naga yang terbuka.

Ujang mengaku membeli terompet naga ini bersama pedagang terompet lainnya ke perajin terompet di Tangerang. "Memang kami harus menjual terompet yang modelnya variatif biar masyarakat berminat dan tidak bosen" ujar Ujang.

Dia pun berharap dagangannya dapat habis sebelum malam. "Biar bisa tahun baruan juga bersama keluarga" ujarnya yang mengontrak bersama keluarganya di Kebon Kacang, Tanah Abang.

Fokus Suporter Garuda Luar Biasa Permainan hebat tim nasional Indonesia benar-benar mendewasakan suporternya!


VIVAnews -Jarum jam menunjuk pukul 16.00 WIB, Rabu 29 Desember 2010. Ribuan suporter berkaos merah, baik orang tua, muda, anak-anak hingga ibu-ibu berduyun menuju satu titik, Stadion Gelora Utama Bung Karno, Senayan, Jakarta. Stadion terbesar di Indonesia menjadi lautan merah manusia.
Aliran suporter bak air bah masuk dari segala penjuru. Semakin sore, jalan masuk ke kawasan Senayan semakin sulit karena suporter berjejalan. Seluruh pendukung skuad Garuda berjalan kaki, karena semua jenis kendaraan dilarang masuk kawasan Senayan.
Mendekati pukul 17.00 WIB, masuk ke kawasan lingkar luar stadion makin susah. Sejauh mata memandang, lautan manusia berkaos merah. Demikian juga suasana di dalam stadion, penonton memenuhi kursi. Padahal pertandingan baru dimulai pukul 19.00 WIB. Penampilan tim nasional Indonesia melawan Malaysia di final kedua Piala AFF 2010, benar-benar membangkitkan euforia bagi pecintanya. Penampilan hebat Tim Merah Putih selama babak penyisihan, membangkitkan harapan baru kebangkitan sepakbola Indonesia. "Saya merinding menyaksikan lautan merah manusia di Senayan," ujar Hasan, petugas keamanan stadion GUBK.

Sore itu, stadion GUBK seolah menjadi tuan rumah hajatan besar Republik ini bagi seluruh rakyatnya. Tiket memang telah habis, tapi suporter tak peduli. Mereka tetap datang ke stadion memberikan dukungan kepada Tim Merah Putih dengan cara apa pun.

Sejak pagi hari, mereka telah bergerak dari rumah menuju Gelora Bung Karno. Bahkan suporter dari berbagai kota di Jawa sudah bermalam di stasiun, hotel maupun menginap di Senayan. Banyak juga karyawan perkantoran membolos  dari tempat kerjanya.

Mereka akhirnya tumplek blek di GUBK meski harus dilalui dengan penuh perjuangan. Dari berjubel di dalam angkutan umum. Hingga sulitnya mencari parkir bagi pengendara kendaraan pribadi.  Turun dari kendaraan, mereka harus bersabar masuk dari pintu GBK. Karena ribuan suporter yang sudah menyemut berdesak-desakan.

Di dalam stadion, perjuangan mencari tempat pun harus dilakukan. Secuil tempat atau kursi menjadi barang mahal saat itu. Demikian pula kursi untuk media yang 'diserbu' para penonton.

Tak cukup sampai di situ. Pekerja pers yang sudah disediakan tempat duduk khusus harus penuh sabar karena banyaknya penonton berdiri di antara kursi-kursi mereka. Apalagi, banyak meja berubah menjadi tempat duduk.

Di luar stadion, ribuan suporter nonton bareng melalui sedikitnya enam layar lebar di beberapa titik GUBK. Penonton tak kalah menyemut dibanding di dalam stadion yang penuh sesak dan mulai menimbulkan rasa tak nyaman.

Teriakan membahana,"Indonesia ..Indonesia!" terus berkumandang meski layar belum kunjung menampakkan gambarnya.  Sesekali suporter menyanyikan lagu Garuda di Dadaku.

Penjual segala bentuk asesoris Tim Merah Putih memaksimalkan hari terakhir pertandingan Piala AFF itu untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Mereka ikut berandil besar 'memerahkan Senayan.'

SUGBK mendadak jadi mengharukan ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Karena lebih dari 100 ribu orang menyanyikannya, baik di dalam maupun luar stadion. 100.000 dari 237 juta penduduk Indonesia ada di GBK, saat itu.

Pada saat pertandingan berjalan, tiba-tiba ada sedikit keributan. Suporter ramai-ramai berteriak "Kampungan!" Saat ada sinar laser yang tiba-tiba muncul, suporter serempak berteriak "Matikan Laser! Kampungan! Matikan laser, kampungan!" berulang-ulang. Mereka menunjuk arah sinar laser berasal secara beramai-ramai.

Penonton dibuat berteriak sambil berdiri ketika beberapa peluang timnas Indonesia hadir di babak pertama. Mereka makin bergemuruh ketika Indonesia mendapatkan tendangan penalti. Mereka duduk kembali dan terdiam saat tendangan penalti Firman Utina di menit 17 itu gagal menjadi gol. Mereka terus berharap-harap cemas ketika Tim Merah Putih tak kunjung menjebol gawang Malaysia di babak I.

Di babak II, SUGBK mendadak hening ketika gawang Markus Horison dijebol striker Malaysia, Safee Sali di menit 52. Harapan seolah menguap, karena Indonesia harus mengejar defisit 5 gol. 4 gol (menang 4-1) tak cukup karena  Indonesia akan kalah gol tandang setelah takluk 0-3 di Malaysia.

Stadion warisan Bung Karno yang dibangun pada 1959 ini kembali bergemuruh seiring lahirnya gol penyama kedudukan lewat bek kiri Muhamad Nasuha yang merangsek ke depan pada menit 71.

Penonton makin bergemuruh ketika Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah sepakan keras sayap kanan Muhamad Ridwan mengenai pemain belakang Malaysia dan menjebol gawang di menit 87.

Tiga menit tersisa tak cukup bagi Timnas untuk mengejar ketinggalan. Tapi, kemauan dan kemampuan pasukan Merah Putih mengejar ketinggalan, menyamakan kedudukan dan berbalik unggul benar-benar menjadi hiburan tersendiri bagi penonton.

Penonton pun mengapresiasinya. Hingga pertandingan usai, penonton masih setia bertahan hingga prosesi pengalungan medali kepada Timnas dan juga Malaysia. Mereka memberi tepuk tangan,  dan tiupan terompet. Tak ada kericuhan di dalam stadion, dan penonton keluar dengan tertib.
Permainan hebat tim nasional Indonesia benar-benar mendewasakan suporternya!

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Sutarman yang menyempatkan diri nonton bareng di luar stadion bersama warga melalui televisi berukuran kecil mengungkapkan bangganya kepada suporter Garuda. Tak ada kericuhan meskipun Indonesia tak juara.
Apresiasi atas sportivitas suporter terus mengalir. Tidak ada keributan, tidak ada suara mercon, tidak ada sinar laser seperti di Kuala Lumpur, tidak ada dorong-dorongan, apalagi tawuran antar kelompok suporter seperti saat pertandingan Liga Indonesia. "Meski tidak juara, tapi kita menang. Kita berhasil menang melawan keributan, kerusuhan," kata Agung, suporter asal Solo.
Kebanggaan terhadap keberadaan pemain ke-12 ini juga disampaikan Irfan Bachdim. "Saya sangat bangga terhadap para suporter Indonesia! Ya, Anda semua hebat! Sungguh suporter terbaik di dunia! Saya bangga terhadap Anda semua dan juga bangga menjadi orang Indonesia," kata Irfan Bachdim dalam bahasa Inggris di akun Twitternya, @irfanbachdim20,
Antusiasme dan sikap positif masyarakat terlihat juga saat iring-iringan bus timnas keluar dari stadion. Selain memberikan tepuk tangan berkepanjangan, sebagian suporter bahkan sengaja mengikuti bus untuk sekedar melambaikan tangan  dan meneriakkan pemain idola mereka.

It's Just The Game

Di lapangan, Malaysia adalah 'lawan' yang harus ditaklukkan. Di luar lapangan, status Indonesia dan Malaysia sebagai Negeri Jiran tak terbantahkan.

Psywar di dunia nyata dan maya dilontarkan kedua kubu: Indonesia dan Malaysia jelang final Piala AFF 2010. Bahkan, ada yang berbau SARA mengaitkan dengan pasang surut hubungan kedua negara. Wajar, itu jadi bumbu penyedap jelang pertandingan yang terbilang panas dan penuh prestise.

Di lapangan, kedua tim mempertaruhkan segala kebisaan, teknik, skill, tipu daya serta strategi jitu dalam dua laga menegangkan. Dan apa pun hasil setelah laga berakhir, seluruh elemen kedua tim layak berjabat tangan kembali.

Seusai laga, Irfan Bachdim boleh menangis dan bersedih menyesali kegagalan. Maman Abdurahman tertunduk. Hamka Hamzah pilu. Firman Utina tak tertawa meski meraih penghargaan Pemain Terbaik (MVP).

Kapten Malaysia, Safiq Rahim coba menghibur mereka. Itulah makna sesungguhnya,"it's just the game!" Dari lawan di lapangan, menjadi kawan di luar lapangan.

Makna itulah yang juga telah mulai dimengerti suporter fanatik Tim Merah Putih. Tak ada kerusuhan seusai laga final 2 Piala AFF antara Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, 29  Desember 2010. Permainan apik Timnas saat menang 2-1 atas Malaysia menjadi hiburan tersendiri bagi suporter.

Jabat Tangan & Lapang Dada

Selayaknyalah kegagalan Indonesia untuk kembali menjadi Raja di Asia Tenggara diterima dengan lapang dada oleh seluruh elemen bangsa. Seperti ketika kedua kubu suporter Indonesia dan Malaysia berjabat tangan sebelum final 1 di Bukit Jalil.

Suporter Indonesia pun dengan jiwa besar memberikan ucapan selamat kepada Tim Malaysia sebelum meninggalkan Hotel Sultan, Kamis pagi, 30 Desember 2010. Suporter mulai bisa melupakan kegagalan.

Para pemain pun menyambut kegagalan ini dengan lapang dada. Mereka mengungkapkan ekspresi ini di dunia maya."Kami memang tidak juara, akan tetapi semoga kami mampu memenangkan hati rakyat Indonesia," tulis akun twitter Bambang Pamungkas, Kamis 30 Desember 2010.

Bepe yang didaulat sebagai leader tim oleh pelatih Alfred Riedl coba membesarkan hati rekan-rekan setimnya. Juga para pendukung fanatiknya.

Sedangkan Arif Suyono menyebut tidak bisa melupakan malam final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Tak lain karena dukungan masyarakat Indonesia yang meluber dalam satu warna: Merah Putih.

"Aku rindu persaudaran di GBK, di mana tawa pemimpin kita dan pedagang asongan melebur jadi satu. Sesuai semboyan bangsa, Bhinneka Tunggal Ika," ujar Arif yang biasa dipanggil Keceng, di akun Twitternya seusai pertandingan.

Keceng pantas terharu. Sebelum memasuki SUGBK untuk melakoni leg 2 final Piala AFF melawan Malaysia, Rabu 29 Desember 2010 kemarin, Arif cs disambut Lautan Merah. Bus yang membawa Arif dan kawan-kawan sampai harus dikawal mobil kepolisian dan Baracuda untuk bisa melewati ribuan pendukung fanatik itu.

Suntikan semangat itu berhasil membuat Indonesia menang 2-1 atas Malaysia. Sayangnya, tim Merah Putih kalah dalam agregat gol karena di leg 1 tumbang 0-3. Arif cs pun harus puas dengan status Runner Up Piala AFF 2010. "Terima kasih untuk dukungan, doa, teriakan, tangisan. Terima kasih untuk semuanya. Aku bangga pada kalian semua dengan segala hormat saya," kata pemain Sriwijaya FC ini lagi dalam Twitternya

Pengantre Tiket: Mana Polisi?

Antrean tiket final Piala AFF di Senayan, Jakarta, Minggu 26 Desember 2010

VIVAnews - Sejak Sabtu 25 Desember 2010 malam, ratusan orang sudah datang ke Gelora Bung Karno untuk mengantre tiket final Piala AFF untuk 29 Desember nanti. Situasi yang kondusif dari malam itu berubah rusuh ketika menjelang Subuh.

Awalnya, ribuan orang itu masih sekadar dorong-mendorong. Namun menjelang Subuh, mulai muncul lemparan dari arah belakang. Dorongan juga semakin kuat.

Situasi bertambah kacau karena pihak keamanan yang berusaha menenangkan massa. Para suporter sepak bola itu, baik laki-laki atau perempuan, harus mengamankan diri masing-masing.

"Mohon catat tebal-tebal, tak ada polisi mengamankan dari semalam," kata Oki, seorang pengantre, mengeluhkan pengamanan yang minim kepada  VIVAnews. "Petugas pengamanan dalam dari stadion atau PSSI juga tak ada," kata Oki yang berprofesi pengacara itu, Minggu 26 Desember 2010.

Pukul 08.00 atau dua jam menjelang loket baru resmi dibuka, situasi semakin bertambah kacau. Para pengantre mulai saling injak, sehingga banyak yang kehilangan alas kaki.

Banyak pengantre yang sudah berbaris dari malam itu keluar dari barisannya. Ridwan, warga Jatibening, akhirnya memutuskan keluar dari antrean karena tak tahan berdesak-desakan.

"Ke mana nih aparat kepolisian? Kalau begini, tak bisa membeli tiket ini," katanya.

Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat, Komisaris Besar Hamidin, membantah bahwa tak ada polisi yang mengamankan lokasi. Hamidin menyatakan, dari Subuh, Kepala Polsek Tanah Abang sudah berada di lokasi.

"Lebih dari 100 personel polisi sudah berada di sana bersama dia," kata Hamidin. "Dan siang ini, kami akan kerahkan Brimob," kata Hamidin.

Namun polisi terlambat. Satu orang yang sempat ikut berdesak-desakan akhirnya tewas. Belakangan diketahui pria bernama Herman itu tewas karena terjebak di tengah kerumunan saat sedang memulung botol-botol bekas minuman para pengantre.
Kemudian beberapa orang juga pingsan akibat desak-desakan.

Bustomi Jelaskan Kartu Kuning Lawan Filipina


VIVAnews - Ahmad Bustomi mendapatkan kartu kuning dalam laga semifinal 2 Indonesia melawan Filipina di Piala AFF 2010. Kartu kuning itu mengancam peluangnya tampil di final 2.

"Saya terpancing emosi saja saat itu. Saya tidak suka melihat rekan setim, Muhamad Nasuha diperlakukan seperti itu. Terlebih, dia anaknya pendiam. Dia jatuh (dilanggar) lalu diprovokasi. Langsung saja aku tabrak dia. Terus aku
yang kena kartu kuning," kata Bustomi dalam acara ramah tamah Timnas Indonesia dengan Keluarga Bakrie di Menteng, Jakarta, Senin pagi, 20 Desember 2010.

Bustomi mendapatkan kartu kuning setelah bertikai dengan bek kanan Filipina, Anton del Rosario yang melanggar bek kiri Nasuha. Gelandang asal klub Arema ini akhirnya diganjar kartu kuning oleh wasit karena meladeni provokasi Rosario.

Kartu kuning itu jadi yang kedua diterima Bustomi di Piala AFF 2010. Kartu kuning itu mengancam pemain 25 tahun itu.

Ya, jika gelandang pekerja keras Tim Merah Putih ini kembali mendapatkan kartu kuning di final leg 1 melawan Malaysia, 26 Desember 2010, maka ia akan absen di leg 2 di Jakarta, 29 Desember 2010.

"Jangan sampai di final pertama mendapat kartu kuning. Ya, mainnya harus lebih hati-hati, tapi kondisi ini tidak menjadi beban," lanjut Bustomi.

Kondisi serupa nyaris dialami Bustomi di penyisihan Grup A. Ia terancam absen di semifinal setelah mendapatkan kartu kuning kedua melawan Laos.

Tapi, Bustomi diselamatkan peraturan baru AFF. Di Piala AFF 2010 ini, kartu kuning yang diraih di penyisihan grup dihapuskan.

Di Piala AFF kali ini, gol tandang juga diberlakukan seperti Liga Champions Eropa. Artinya, tim yang mencetak gol tandang dihargai dua kali atau golnya dikalikan 2.
• VIVAnews

Tenggelam di Antartika, Lima WNI Masih Hilang

Kapal pesiar Ocean Nova di perairan Kutub Selatan (AP Photo/Argentina's Navy)
 
VIVAnews - Tenggelamnya sebuah kapal penangkap ikan Korea Selatan (Korsel) di Laut Antartika Senin lalu dipastikan turut menghilangkan nyawa sedikitnya dua pelaut asal Indonesia. Empat lainnya berhasil diselamatkan, sedangkan lima lagi masih belum ditemukan.

Demikian ungkap jurubicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia, Kusuma Habir, Selasa 14 Desember 2010. Dia mengatakan bahwa tercatat sebelas pelaut Indonesia bekerja di kapal Insung 1, yang dilaporkan tenggelam di perairan dekat Kutub Selatan pada Senin pagi, 13 Desember 2010 waktu Selandia Baru.

Mereka termasuk dalam 42 pelaut dari beberapa negara yang menjadi awak kapal Insung 1. Mayat lima pelaut telah ditemukan, dua diantara mereka berasal dari Indonesia. Sebanyak 17 pelaut masih hilang.  

"WNI [Warga Negara Indonesia] yang selamat empat orang, dan yang belum diketemukan lima orang," ujar Habir. Pihak Kemlu masih melacak identitas WNI yang hilang maupun yang tewas. Penyebab tenggelamnya kapal juga sampai saat ini belum diketahui.

Sementara itu, tim pencari dan penyelamat (SAR) Selandia Baru terpaksa menghentikan operasi, Selasa 14 Desember 2010, karena cuaca tidak mendukung. "Sayangnya, situasi Samudera Selatan sangat tidak mendukung," kata koordinator misi, Dave Wilson, seperti dikutip laman stasiun televisi CNN

Wilson khawatir, kecil kemungkinan mereka yang masih hilang berhasil diselamatkan, mengingat suhu air laut begitu dingin. (hs)
• VIVAnews

Aneh, Mata Kuliah 'Pengalaman Mati'


VIVAnews - Setiap dosen membutuhkan kreativitas membuat mata kuliah diterima mahasiswa dengan baik. Namun, bagaimana jika kreativitas itu mengharuskan mahasiswa masuk ke peti mati, dan membiarkannya 'terkubur' selama 10 menit.

Adalah Profesor Qiu Daneng yang punya ide gila itu. Dosen di Rende Medical College, Taiwan, itu yakin cara menakutkan itu akan membuat seluruh mahasiswa kedokteran bimbingannya bisa mengapreasi, atau tak menganggap remeh nilai kehidupan.

Daneng mengatakan, memberikan wawasan kematian kepada mahasiswa kedokteran penting sebagai bekal mempertahankan kehidupan masyarakat lewat profesinya.

Dalam mata kuliah itu, Daneng meminta semua mahasiswa memulainya dengan menulis semacam surat wasiat. Setelah 'mengafani' diri sendiri dengan busana untuk orang meninggal, mahasiswa itu kemudian diminta masuk ke dalam sebuah peti mati.

Dalam kondisi tertutup rapat, peti mati itu kemudian 'dikubur' di sebuah rongga di bawah lantai selama 10 menit. Namun, agar mahasiswanya  bisa tetap bernapas, Daneng sengaja mendesain peti itu dengan sejumlah celah yang memungkinkan sirkulasi oksigen terjaga. 

"Meski hanya 10 menit, efek ketakutannya sama seperti benar-benar mengalami kematian," kata Daneng seperti dilansir Orange News, Inggris.

Lalu apa kata mahasiswanya? "Saya merasa seperti dilahirkan kembali begitu keluar dari peti, dan saya menjadi lebih menghargai setiap detik dalam hidup saya," kata salah satu mahasiswa, Xiao Lin.
• VIVAnews

Bandara Terburuk di Dunia

VIVAnews - Mengidentifikasi bandar udara (bandara) terbaik di dunia dalam dekade terakhir akan memunculkan sejumlah nama seperti Hong Kong International Airport, Changi Singapura, dan Incheon Seoul.

Bandara itu menghadirkan konsep modern ramah lingkungan yang mengintegrasikan konsep wisata belanja, makan, dan kawasan hiburan seperti taman, kolam renang, dan jaringan internet gratis.

Lantas, bandara mana yang memiliki citra terburuk? Memang agak sulit menentukannya, karena tergantung parameter yang digunakan untuk menunjukkan keburukan. Jika diukur dari tingkat bahaya, mungkin yang terburuk adalah Bandara Internasional Baghdad, yang berlokasi di tengah zona perang.

Landasan udara Lukla, gerbang masuk ke kawasan Mount Everest di Nepal, juga dianggap buruk dilihat dari tingkat bahayanya. Landasan udara ini benar-benar berada di lereng gunung.

Pada 2007, TripAdvisor melakukan survei kepada sejumlah wisatawan yang mendatangi situsnya mengenai peringkat bandara berdasarkan parameter kemudahan navigasi, kebersihan toilet, dan fasilitas parkir.

Hasilnya, dari 2.500 responden, mayoritas mengategorikan London Heathrow Airport dan Chicago O'Hare International Airport sebagai bandara internasional yang paling buruk. Di tahun sama, dua bandara ini juga muncul sebagai terburuk versi Majalah Foreign Policy.
Di luar itu, masih ada sejumlah bandara yang masuk kategori buruk yang berada di sejumlah negara miskin dan berkembang sepert India, Dhaka, mungkin juga Indonesia.
• VIVAnews

Bachdim: Indonesia Harus Menangi Semua Pertandingan

Bachdim: Indonesia Harus Menangi Semua Pertandingan
Liputan6.com, Jakarta: Kemenangan harus terus diraih Indonesia untuk juara. Dan itu diperlukan kerja sama tim yang baik agar bisa mencapainya. "Jika ingin ke final, kita harus memenangi semua pertandingan," tutur Irfan Haarys Bachdim, pemain naturalisasi keturunan Belanda di Jakarta, Kamis (9/12).
Irfan tak mempersoalkan perihal pertandingan Indonesia melawan Filipina yang kedua leg pada 16 dan 19 Desember nanti digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. "Yang penting kami memenangi setiap laga yang dimainkan. Dengan begitu kami berkesempatan melangkah ke final," tutur pria kelahiran Amsterdam, Belanda, 11 Agustus 1988.
Leg pertama semifinal Piala AFF 2010 antara Indonesia dan Filipina sedianya akan digelar di Filipina. Namun karena stadion di Filipina tak memenuhi standar, maka pertandingan akan dipindah ke Jakarta. "Kesulitannya adalah tak ada satu stadion pun yang memenuhi syarat sesuai yang dimintakan untuk sebuah pertandingan internasional," jelas Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nugraha Besoes.
Filipina menjadi tim kejutan dalam ajang sepakbola Piala AFF. Pada babak penyisihan grup B secara mengejutkan Filipina menaklukkan juara bertahan sekaligus tuan rumah Vietnam dengan skor 2-0. Meski menjadi runer up grup B, Filipina menjadi satu-satunya tim di grup B yang tak terkalahkan [baca: Dampingi Vietnam, Filipina Tantang Indonesia].(AIS)

Mahasiswa Indonesia di AS Sumbang Dana untuk Indonesia

Liputan6.com, New York: Bencana yang beruntun menimpa Indonesia menggerakkan hati mahasiswa Indonesia di New York, Amerika Serikat. Mereka yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS atau Permias lantas menggelar malam kesenian untuk mengumpulkan dana bagi korban bencana di Tanah Air. Acara digelar bertajuk "Colors of Indonesia".
Para mahasiswa juga mengajak warga AS mengenal Indonesia lebih dalam melalui musik dan tari-tarian yang dipentaskan. dengan menari dan mempromosikan Indonesia itu juga adalah wujud akan bantuan kita kepada Indonesia," tutur Wina Wirsatyo, panitia pengumpul dana, belum lama ini.
Lagu Indonesia Pusaka membuka acara pengumpulan dana "Colors of Indonesia" di Konsulat Jenderal RI New York. Warga Indonesia dan AS larut dalam keindahan suara angklung, warisan budaya dunia yang ditetapkan UNESCO.
Colors of Indonesia sukses menarik animo pengunjung. Mereka pun terhibur. "So far is lovely," ucap Erdal Akturk, seorang pengunjung.
Hasil penjualan tiket sebesar 20 US$ per lembar akan disalurkan bagi korban bencana di Tanah Air. Jumlah sumbangan yang terkumpul memang tak terlalu besar. Tapi setidaknya ini wujud keterikatan emosi warga Indonesia perantauan di AS atas musibah Gunung Merapi, gempa dan tsunami di Mentawai serta banjir bandang di Wasior.(AIS)

Ayah Dhini Aminarti Ditemukan Meninggal di Mobil

Editor KapanLagi.com, Selebriti - Jumat, 10 Desember 2010 13.47 WIB
                    Dhini Aminarti
Dhini Aminarti
Duka mendalam dirasakan oleh keluarga besar artis Dhini Aminarti , setelah ayahnya, Machfud Bambang Soepeno wafat secara mendadak di usia 52 tahun, pada Kamis (9/12) pukul 22.00 WIB.
Salah seorang kerabat almarhum, saat ditemui di rumah duka, Jl. Maleo, Bintaro Sektor 9, Tangerang, Banten, Jumat (10/12), mengungkapkan almarhum ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernafas di dalam mobilnya, Nissan Terano warna biru donker B 1815 WI.
"Bambang ditemukan oleh warga dan polisi Polsek Beji, Depok dalam keadaan sudah meninggal. Saya kurang tahu persis tepatnya dimana," ungkap kerabat tersebut.
"Awalnya warga curiga karena mobil itu habis nyerempet tapi diam aja. Pas dilihat ternyata orang yang di dalam sudah meninggal. Polisi sampai memecahkan kaca jendela belakang sebelah kanan," terangnya menambahkan.
Almarhum saat itu habis mengantarkan salah seorang temannya ke daerah Depok, balik ke Jakarta seorang diri. Keluarga juga tidak mengetahui riwayat penyakitnya secara khusus. Hanya saja pernah mengeluhkan sakit di dada, dan meminta obat.
"Setahu saya dia tidak pernah mengeluh sakit apapun, tapi belakangan dia sedang batuk-batuk dan sesak nafas. Kalau penyakit jantung memang dulu pernah ada dan dia pernah minta obat tradisional ke temannya untuk mengobati penyakit jantungnya, itu sudah lama," terangnya.
Pihak keluarga mengaku ikhlas atas meninggalnya almarhum, dan menganggap semua sudah menjadi jalan terbaik yang diberikan oleh Tuhan.
"Kita keluarga iklas saja," tegasnya.

opa dery

opa dery ibnu kasogi

Table Manner

Table Manner

Memahami aturan tata krama di meja makan alias table manner adalah bagian dari pengetahuan standar setiap orang. Meski demikian banyak pernak-pernik yang membedakan sistem table manner, sesuai dengan adat kebiasaan masing-masing negara.
Untuk masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan profesional, table manner paling banyak diadopsi dari standar Amerika. Meski tentu saja tetap dicampur dengan adat kebiasaan orang Indonesia itu sendiri.
Aturan-aturan pokok tata cara di meja makan ini terdiri atas 3 yang utama yakni, pertama sebelum makan, kedua tata cara menggunakan perlengkapan makan, dan yang ketiga saat makan sedang berlangsung.
Sebelum Makan
  • Pastikan tempat dan jenis undangan makan yang akan Anda datangi, hal ini untuk menyesuaikan busana yang hendak Anda kenakan. Apakah sifatnya formal, ataupun santai dengan busana casual. Meskipun Anda penggemar berat asesori berupa topi, hindarkan penggunaan topi ini selama makan siang ataupun malam yang resmi.
  • Tanyakan kepada tuan rumah maupun pengundang tentang posisi tempat duduk Anda, apakah bebas, ataukah ditentukan. Ketika Anda sudah duduk, dan ada tamu lain yang datang maka Anda cukup mengangguk memberi hormat, siapapun tamunya, apakah itu pria maupun wanita. Sementara untuk tata cara Amerika, para pria harus berdiri apabila ada tamu wanita yang hadir ataupun meninggalkan meja makan.
  • Doa maupun sepatah sambutan dan ucapan dari pihak pengundang biasanya dilakukan sebelum acara makan dimulai. Toast pun tak jarang dijadikan awal pembuka acara makan.
  • Tidak memulai makan sampai semua tamu hadir, dan makanan tersaji lengkap di depan masing-masing tamu, dan mereka sudah mengambil makanan di atas piring masing-masing. Atau juga sebelum tuan rumah mempersilakan. Aturan Amerika lebih ketat, semua akan mengambil sendok dan garpunya apabila tuan rumah sudah melakukannya terlebih dahulu.Selalu letakkan serbet kain yang tersedua di pangkuan Anda, jangan tempatkan di dada Anda.
Penggunaan Peralatan Makan
  • Satu set peralatan makan berupa garpu, sendok, pisau biasanya tersedia di masing-masing hadapan Anda. Bentuk dan ukurannya beragam, dibedakan atas jenis makanannya, apakah itu untuk hidangan pembuka (appetizer), hidangan utama (main course) ataupun untuk hidangan penutup (dessert).
  • Tidak perlu cemas untuk salah penggunaan, karena biasanya untuk hidangan pembuka dan penutup, perlengkapannya lebih kecil dari hidangan utama. Yang terkecil ukuran sendok, pisau dan garpunya adalah untuk hidangan penutup.
  • Beberapa tuan rumah maupun rumah makan biasanya menyusun peralatan makan ini dengan cara meletakkan peralatan terluar untuk hidangan pembuka, lalu hidangan pembukanya dengan peralatan di bagian susunan tengah, dan bagian terdalam sisi kanan dan kiri piring Anda adalah alat untuk menikmati hidangan penutup. Sementara apabila di restoran tertentu, peralatan yang diletakkan di meja hanya untuk hidangan utama, sementara peralatan untuk hidangan pembuka dan penutup akan disajikan bersamaan dengan penyajian hidangannya.
  • Demikian juga untuk gelas yang tersedia di depan Anda, apabila tersedia lebih dari satu, maka kemungkinan besar salah satunya adalah gelas untuk wine. Apabila wine disajikan oleh pramusaji, maka Anda cukup mengatakan pada pramusaji apabila Anda ingin meminumnya, dan pramusaji akan langsung menuangkannya pada gelas wine yang tersedia. Biasanya gelas wine paling dekat dengan piring Anda, dan gelas air putih berada di sebelah kirinya.Sementara untuk cangkir kopi maupun teh berada di sebelah kanan perlengkapan makan yang sudah disetting.
Selama Makan
  • Jika hidangan tersaji di depan meja dan Anda harus bergantian mengambilnya, maka pastikan Anda tidak menumpuk semua makanan dalam satu waktu.
  • Sementara apabila dihidangkan satu persatu, maka pastikan juga Anda memberikan informasi yang jelas atas hidangan yang ditawarkan. Jika Anda berkenan Anda bisa mengatakan ”Yes, please” (Ya, silakan) dan pramusaji akan meletakannya di piring Anda, atau “No, thank you” (Tidak, terimakasih), maka makanan itu tidak akan ditempatkan di piring Anda. Jangan asumsikan jawaban Anda dengan menggangguk atau menggeleng, karena pramusaji bisa salah menterjemahkannya.
  • Cicip makanan terlebih dahulu sebelum menambahkan garam ataupun merica ke makanan Anda. Jika ada tamu lain di sebelah Anda meminta tolong untuk mengulurkan garam atau lada, maka pastikan 1 set bumbu ini (keduanya) Anda ambilkan. Biarkan tamu tersebut memilih sendiri bumbu tambahannya, dan Anda tidak perlu menerka-nerka yang mana botol garam, dan mana pula yang lada.
  • Menikmati sup dan makanan lain hendaknya jangan sampai berbunyi mengecap ataupun suara menyeruput keras dari mulut Anda. Meskipun di beberapa negara lain mengeluarkan bunyi-bunyian dari mulut saat makan di anggap sebagai bagian dari penghormatan.
  • Sampaikan kata “Excuse me,” (Permisi), ketika Anda meninggalkan meja untuk menuju restroom sejenak.
  • Jangan menggunakan handphone Anda untuk bertelepon ria atau ber-sms, selama acara makan berlangsung. Apabila mendadak ada panggilan penting, maka Anda harus undur sejenak dari meja makan tersebut.
  • Bila di Amerika akhir makan ditandai dengan meletakkan peralatan makan di samping kanan piring dengan cara menelungkupkannya, maka di Indonesia, Anda tetap bisa meletakkan di atas piring Anda, dan memberitahukan pramusaji untuk membereskan dan mengambil piring dan peralatan tersebut.

serba - serbi perkembangan tekhnology komunikasi

1.  Pengembangan dan cara apa yang dilakukan oleh surat kabar
     online sebagai lternatif menghadapi pesaingnya?
           
             Mereka harus dapat menyajikan seluruh informasi yang menarik agar 
      para pembacanya selalu terus menikmati jasa pemberitaan yang telah disajikan oleh 
      surat kabar online tersebut.
       Menanggapi soal persaingan maka perusahaan tersebut harus dapat  
 membarikan 
 penyajian informasi yang jauh lebih menarik dari surat kabar online lainnya.


2.  Apa peran wartawan ketika siapapun yang memiliki komputer dan 
     koneksi internet bisa mengklaim seorang reporter, editor dan 
     penerbit?

Peran wartawan sangatlah besar dalam hal memperjuangkan hak-hak seorang  
reporter, editor, dan penerbitnya dalam hal suatu penyajian berita.menyangkut soal pengklaiman maka seorang wartawan tidak bisa berdiam diri apabila sudah terjadi suatu masalah dalam penyajian berita yang disajikan oleh reporter, editor, dan penerbitnya.

3.  Apakah wartawan profesional akan dibutuhkan bahkan di zaman ketika 
     orang bisa mendapatkan berita mereka" tanpa filter "dengan proses 
     editorial?

Selain sudah memiliki pengalaman dan jam terbang yang besar, 
     wartawan
     professional masih sangat dibutuhkan di bidang pencarian berita 
     karena pemahamannya dalam mencari berita yang besar dan bermutu  
     untuk disajikan kepada masyarakat banyak agar masyarakat banyak  
     juga mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di sekeliling mereka.

4.  Bagaimana dengan penonton? Berikan penjelasan tentang penurunan 
     kewaspadaan editorial tradisional, apakah yang konsumen berita 
     lakukan sekarang sudah memiliki tanggung jawab untuk menjadi lebih 
     pintar dalam mencari informasi?

            Sebagian besar konsumen belum mempunyai sebagian besar 
     kesadaran akan adanya berita. Mereka justru lebih cenderung kepada 
     penyajian hiburan.jadi tingkat kesadaran konsumen dalam mencari 
     informasi sangatlah kurang.
                 
5.  Apakah anda setuju dengan penilaian bahwa ketika para ahli melihat 
     kembali pada abad kedua puluh satu, mereka akan mengingatnya 
     sebagai abad terakhir dari buku tersebut?

           

           
           

            Banyak pendapat dan pandangan dari para ahli tentang 
     berakhirnya sebuah abad di abad kedua puluh satu, itu hanya salah 
     satu berita-berita miring dan untuk mencari sensasi saja. Jadi disini 
     kita hanya bisa menerima pesan tersebut dan bisa kita jadikan sebagai 
     ajang introspeksi diri akan akan tentang perbuatan selama kita hidup di 
     dunia.

6.  Bagaimana swakelola e-book di World Wide Web oleh penulis yang
     sudah memilik nama populer dapat menciptakan peluang sehingga 
     namanya tercantum diantara nama nama penulis terkenal?

            Mereka harus selalu mempunyai ide-ide kreatif untuk melakukan 
     sebuah penulisan agar para pengunjung atau pembacanya tidak bosan 
     untuk menikmati sebuah karya yang dituangkan oleh penulisnya.
            Dan dari itu pun si penulis dapat mempunyai banyak dukungan dari 
     pembacanya untuk bersaing dengan para penulis-penulis professional 
     lainnya.

7.  Akan terjadikah prediksi kematian buku tradisional pada abad ini, 
     berarti hilangnya buku,atau diganti menjadi sesuatu yang lain? Berikan 
     penjelasan anda dengan jelas.

            Kemungkinan besar akan matinya produk-produk buku tradisional
     dikarenakan banyaknya bermunculan buku-buku modern dan selalu 
     berkaitan tentang percintaan dan tentang perjalanan hidup suatu 
     sumber.
            Selain itu di jaman sekarang ini sudah terciptanya suatu terobosan   
     tekhnologi komunikasi dan informasi yaitu internet. Isi dari media ini 
     sudah sangatlah lengkap, maka masyarakat hanya dengan mengakses 
     internet saja mereka sudah mengetahui isi dari apa yang mereka cari.

8.  Paket program radio komersial sifat formatnya homogen untuk 
     segmentasi tertentu. Sampai sejauh mana radio digital akan membuka 
     cakrawala baru untuk audio?

            Radio digital ingin mempersembahkan sesuatu yang berbeda 
     kepada pendengarnya, maka radio digital ingin menyuguhkan suatu 
     berita dengan durasi dan segmentasi yang berbeda-beda. Juga 
     ditambahkan dengan acara-acara yang menarik agar para  
     pendengarnya selalu setia menikmati siaran radio tersebut.

9.  Dalam hal apa Internet dan World Wide Web, merevolusi cara radio  
     ditransmisikan, diproduksi dan dikenal?

            Dengan cara promosi dan terus mempromosikan produk radio 
       tersebut.





10.  Bagaimana perekaman digital dan teknologi mengedit membuka    
       kemungkinan kreatif untuk komentator radio di seluruh dunia?

            Pelaku dituntut untuk mempunyai tingkat kreatif yang sangat tinggi
      agar ia dapat memilah dan memilih yang mana yang akan digunakan dan 
      dibutuhkan juga alat yang menunjang untuk dapat melakukan cara tersebut.

11.  Apakah Anda setuju dengan penilaian penulis bahwa iklan 
       mendominasi sekarang ini? Apa pendapat Anda tentang trend ini?
            Setuju karena:
            Selain mempromosikan dan memperkenalkan produknya, iklan 
       menjadi salah  
       satu pemasukkan dana bagi sebuah perusahaan televisi.
            Iklan sangat mendominasi pertelevisian sekarang karena produk-
       produk yang 
       muncul sangatlah beragam dan dibutuhkan suatu perkenalan 
       terhadap produk 
       tersebut maka dilakukan dengan cara memasang iklan di stasiun 
       televisi untuk
       memperkenalkan produk tersebut.

12.  Mengapa masalah iklan komersial terlihat lebih jelas di radio dari  
       pada di televisi?

            Dikarenakan lebih sedikit di akses oleh orang banyak dan sehingga 
       iklan-iklan yang bersifat komersial menjadi lebih pribadi.

13.  Di radio ada system cash time-compression yaitu bloking time dalam     
       penyediaan Ruang untuk membeli spot iklan. Prime time : 07.00-
       09.00, 11.00 – 13.00, 16.00 -18.00.Secondary time di radio:19.00 – 
       22.00. Regular time : waktu selain prime dan regular time. 
       Penjadwalan untuk seluruh program yang akan disiarkan di 
       radio setiap harinya disimpan dalam suatu daftar yang disebut 
       program log.  
       Bagaimana system cash time compression membuat lebih banyak  
       ruang untuk  
       iklan saat penyiaran radio?

            Radio tersebut harus menambah jam siarannya agar pembeli spot 
       iklan akan terus bertambah untuk memakai jasa periklanan lewat radio.

serba - serbi perkembangan tekhnology komunikasi

1.  Pengembangan dan cara apa yang dilakukan oleh surat kabar
     online sebagai lternatif menghadapi pesaingnya?
           
             Mereka harus dapat menyajikan seluruh informasi yang menarik agar 
      para pembacanya selalu terus menikmati jasa pemberitaan yang telah disajikan oleh 
      surat kabar online tersebut.
       Menanggapi soal persaingan maka perusahaan tersebut harus dapat  
 membarikan 
 penyajian informasi yang jauh lebih menarik dari surat kabar online lainnya.


2.  Apa peran wartawan ketika siapapun yang memiliki komputer dan 
     koneksi internet bisa mengklaim seorang reporter, editor dan 
     penerbit?

Peran wartawan sangatlah besar dalam hal memperjuangkan hak-hak seorang  
reporter, editor, dan penerbitnya dalam hal suatu penyajian berita.menyangkut soal pengklaiman maka seorang wartawan tidak bisa berdiam diri apabila sudah terjadi suatu masalah dalam penyajian berita yang disajikan oleh reporter, editor, dan penerbitnya.

3.  Apakah wartawan profesional akan dibutuhkan bahkan di zaman ketika 
     orang bisa mendapatkan berita mereka" tanpa filter "dengan proses 
     editorial?

Selain sudah memiliki pengalaman dan jam terbang yang besar, 
     wartawan
     professional masih sangat dibutuhkan di bidang pencarian berita 
     karena pemahamannya dalam mencari berita yang besar dan bermutu  
     untuk disajikan kepada masyarakat banyak agar masyarakat banyak  
     juga mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di sekeliling mereka.

4.  Bagaimana dengan penonton? Berikan penjelasan tentang penurunan 
     kewaspadaan editorial tradisional, apakah yang konsumen berita 
     lakukan sekarang sudah memiliki tanggung jawab untuk menjadi lebih 
     pintar dalam mencari informasi?

            Sebagian besar konsumen belum mempunyai sebagian besar 
     kesadaran akan adanya berita. Mereka justru lebih cenderung kepada 
     penyajian hiburan.jadi tingkat kesadaran konsumen dalam mencari 
     informasi sangatlah kurang.

5.  Apakah anda setuju dengan penilaian bahwa ketika para ahli melihat 
     kembali pada abad kedua puluh satu, mereka akan mengingatnya 
     sebagai abad terakhir dari buku tersebut?

           

           
           

            Banyak pendapat dan pandangan dari para ahli tentang 
     berakhirnya sebuah abad di abad kedua puluh satu, itu hanya salah 
     satu berita-berita miring dan untuk mencari sensasi saja. Jadi disini 
     kita hanya bisa menerima pesan tersebut dan bisa kita jadikan sebagai 
     ajang introspeksi diri akan akan tentang perbuatan selama kita hidup di 
     dunia.

6.  Bagaimana swakelola e-book di World Wide Web oleh penulis yang
     sudah memilik nama populer dapat menciptakan peluang sehingga 
     namanya tercantum diantara nama nama penulis terkenal?

            Mereka harus selalu mempunyai ide-ide kreatif untuk melakukan 
     sebuah penulisan agar para pengunjung atau pembacanya tidak bosan 
     untuk menikmati sebuah karya yang dituangkan oleh penulisnya.
            Dan dari itu pun si penulis dapat mempunyai banyak dukungan dari 
     pembacanya untuk bersaing dengan para penulis-penulis professional 
     lainnya.

7.  Akan terjadikah prediksi kematian buku tradisional pada abad ini, 
     berarti hilangnya buku,atau diganti menjadi sesuatu yang lain? Berikan 
     penjelasan anda dengan jelas.

            Kemungkinan besar akan matinya produk-produk buku tradisional
     dikarenakan banyaknya bermunculan buku-buku modern dan selalu 
     berkaitan tentang percintaan dan tentang perjalanan hidup suatu 
     sumber.
            Selain itu di jaman sekarang ini sudah terciptanya suatu terobosan   
     tekhnologi komunikasi dan informasi yaitu internet. Isi dari media ini 
     sudah sangatlah lengkap, maka masyarakat hanya dengan mengakses 
     internet saja mereka sudah mengetahui isi dari apa yang mereka cari.

8.  Paket program radio komersial sifat formatnya homogen untuk 
     segmentasi tertentu. Sampai sejauh mana radio digital akan membuka 
     cakrawala baru untuk audio?

            Radio digital ingin mempersembahkan sesuatu yang berbeda 
     kepada pendengarnya, maka radio digital ingin menyuguhkan suatu 
     berita dengan durasi dan segmentasi yang berbeda-beda. Juga 
     ditambahkan dengan acara-acara yang menarik agar para  
     pendengarnya selalu setia menikmati siaran radio tersebut.

9.  Dalam hal apa Internet dan World Wide Web, merevolusi cara radio  
     ditransmisikan, diproduksi dan dikenal?

            Dengan cara promosi dan terus mempromosikan produk radio 
       tersebut.





10.  Bagaimana perekaman digital dan teknologi mengedit membuka    
       kemungkinan kreatif untuk komentator radio di seluruh dunia?

            Pelaku dituntut untuk mempunyai tingkat kreatif yang sangat tinggi
      agar ia dapat memilah dan memilih yang mana yang akan digunakan dan 
      dibutuhkan juga alat yang menunjang untuk dapat melakukan cara tersebut.

11.  Apakah Anda setuju dengan penilaian penulis bahwa iklan 
       mendominasi sekarang ini? Apa pendapat Anda tentang trend ini?
            Setuju karena:
            Selain mempromosikan dan memperkenalkan produknya, iklan 
       menjadi salah  
       satu pemasukkan dana bagi sebuah perusahaan televisi.
            Iklan sangat mendominasi pertelevisian sekarang karena produk-
       produk yang 
       muncul sangatlah beragam dan dibutuhkan suatu perkenalan 
       terhadap produk 
       tersebut maka dilakukan dengan cara memasang iklan di stasiun 
       televisi untuk
       memperkenalkan produk tersebut.

12.  Mengapa masalah iklan komersial terlihat lebih jelas di radio dari  
       pada di televisi?

            Dikarenakan lebih sedikit di akses oleh orang banyak dan sehingga 
       iklan-iklan yang bersifat komersial menjadi lebih pribadi.

13.  Di radio ada system cash time-compression yaitu bloking time dalam     
       penyediaan Ruang untuk membeli spot iklan. Prime time : 07.00-
       09.00, 11.00 – 13.00, 16.00 -18.00.Secondary time di radio:19.00 – 
       22.00. Regular time : waktu selain prime dan regular time. 
       Penjadwalan untuk seluruh program yang akan disiarkan di 
       radio setiap harinya disimpan dalam suatu daftar yang disebut 
       program log.  
       Bagaimana system cash time compression membuat lebih banyak  
       ruang untuk  
       iklan saat penyiaran radio?


nama kelompok       12345
NIM                            0871502399