DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Diposting oleh
dery ibnu kasogi
/
Comments: (0)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Dery Ibnu Kasogi
Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat, tanggal lahir : Jakarta, 3 Maret 1989
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Alamat lengkap : Komp. Taman Mangu Indah Blok H8 no.10 Pondok-Aren
Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat, tanggal lahir : Jakarta, 3 Maret 1989
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Alamat lengkap : Komp. Taman Mangu Indah Blok H8 no.10 Pondok-Aren
Tangerang. 15224
PENDIDIKAN
1995 - 2001: SD 02-03 Pondok Aren, Tangerang
2001 - 2004 : SMP Negeri 267, Jakarta
2004 - 2007 : SMU Yuppentek 3, Tangerang
2001 - 2004 : SMP Negeri 267, Jakarta
2004 - 2007 : SMU Yuppentek 3, Tangerang
Demikianlah Daftar Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya.
Jakarta, 1 mei 2011
Hormat Saya
DERY IBNU KASOGI
Bukti Baru Antasari ( Antasari Sedang Tangani Laporan Dugaan Kaasus-Kasus Besar )
Diposting oleh
dery ibnu kasogi
/
Comments: (0)
JAKARTA, KOMPAS - Penasihat Hukum Antasari Azhar, mantan ketus komisi Pemberantasan Korupsi yang menjadi terpidana kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, mengaku memiliki bukti baru (novum) untuk disampaikan dala memori peninjauan kembali yang bakal diajukan.
" kami memang sudah persiapkan permohonan PK-nya, ada juga novum yang tidak bisa kami sampaikan sekarang." kata Maqdir Ismail, penasihat hukum Antasari Azhar, di Jakarta, Rabu (20/4), seusai sidang tindak pidana korupsi mendamoingi klien yang menjadi terdakwa dalam kasus suap cek perjalanan pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
menurut Maqdir, bukti baru tersebut diperoleh dari pihak lain. bukti itu juga belum pernah diungkapkan dalam persidangan. " yang kami punya itu adalah novum yang belum pernah dibuka dipersidangan," ujar Maqdir. saat didesak, Maqdir menyatakan bahwa bukti baru tersebut baru akan di buka di pengadilan.
"masa saya sapaikan ke kalian, nanti saya di marahi sama hakimnya," ujar Maqdir.
terkait dengan berkas yang disita penyidik Polri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Maqdir menyebut ada sejumlah dokumen yanng di ambil dari ruangan Antasari. menurut Maqdir, salah satu dokumen diantaranya bertuliskan private confidential yang ditukjukan kepada Antasari. "saya tidak tahu isinya apa, tetapi itu semua disita dari ruangan Pak Antasari, ujar Maqdir."
Maqdir tida dapat memastikan apakah berkas tersebut terkait dengan kasus informasi teknologi Komisi Pemilihan Umum (KPU). "saya tak tahu apakah ada berkas soal IT KPU," katanya.
Dokumen lain yang disita, menurut Maqdir, adalah dokumen mengenai bntuan LikuiditasBank Indonesia dan kerjasama salah satu perusahaan swastadengan BUMN. "kami tidak tahu apakah barang - barang itu sudah dikembalikan ke KPK," lanjut Maqdir.
Kasus Besar
Andi Syamsuddin Iskandar,adik Nasruddin Zulkarnaen, di Jakarta, Rabu, mengaku telah bertemu selama tiga jam dengan Antasri Azhar di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang. saat kasus pembunuhan itu, katanya, Antasari tengah sibuk menangani laporan dugaan terkait kasus-kasus korupsi besar, tiba-tiba dihadapi kasus ini. "kata Andi Seraya menyatakan, Antasari bersumpah tidak penah mengancam Nasrudin.
Andi meminta kepada Antasari untuk membongkar kasus pembunuhan itu bersama aparat penegak hukum. "saya mengatakan, pada suatu nanti anda harus membuka kepada publik, siapa-siapa yang berkepentingan dan membunuh saudara saya," katanya.
Andi juga mempertanyakan, mengaa dukungan masyarakat terhadap pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah yang mengalami kasus hukum, begitu kuat. di sisi lain, dukungan publik terhadap Antasari yang mengalami dugaan rekayasa kasus justru melemah.
Maqdir Ismail juga mengakui, Antasari pernah bercerita pada 2009,saat kasus pembunuhan itu terjadi. Antasari memang menerima dan menangani berbagai laporan dugaan kasus korupsi
salah satunya, lanjut Madir, adalah pengadaan alat informasi dan teknologi. namun, menurut Maqdir, Antasari tidak menyebutkan dugaan kasus korupsi IT tersebut terjadi di lembaga apa.
sejumlah lembaga swadaya masyarakat memang pernah melaporkan Komisi Pemilihan Umum ke KPK terkait dengan temuan dugaan korupsi dalam pengadaan logistik, terutama teknologi informasi, kotak suara, surat suara, formulir dan tinta.
" kami memang sudah persiapkan permohonan PK-nya, ada juga novum yang tidak bisa kami sampaikan sekarang." kata Maqdir Ismail, penasihat hukum Antasari Azhar, di Jakarta, Rabu (20/4), seusai sidang tindak pidana korupsi mendamoingi klien yang menjadi terdakwa dalam kasus suap cek perjalanan pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
menurut Maqdir, bukti baru tersebut diperoleh dari pihak lain. bukti itu juga belum pernah diungkapkan dalam persidangan. " yang kami punya itu adalah novum yang belum pernah dibuka dipersidangan," ujar Maqdir. saat didesak, Maqdir menyatakan bahwa bukti baru tersebut baru akan di buka di pengadilan.
"masa saya sapaikan ke kalian, nanti saya di marahi sama hakimnya," ujar Maqdir.
terkait dengan berkas yang disita penyidik Polri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Maqdir menyebut ada sejumlah dokumen yanng di ambil dari ruangan Antasari. menurut Maqdir, salah satu dokumen diantaranya bertuliskan private confidential yang ditukjukan kepada Antasari. "saya tidak tahu isinya apa, tetapi itu semua disita dari ruangan Pak Antasari, ujar Maqdir."
Maqdir tida dapat memastikan apakah berkas tersebut terkait dengan kasus informasi teknologi Komisi Pemilihan Umum (KPU). "saya tak tahu apakah ada berkas soal IT KPU," katanya.
Dokumen lain yang disita, menurut Maqdir, adalah dokumen mengenai bntuan LikuiditasBank Indonesia dan kerjasama salah satu perusahaan swastadengan BUMN. "kami tidak tahu apakah barang - barang itu sudah dikembalikan ke KPK," lanjut Maqdir.
Kasus Besar
Andi Syamsuddin Iskandar,adik Nasruddin Zulkarnaen, di Jakarta, Rabu, mengaku telah bertemu selama tiga jam dengan Antasri Azhar di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang. saat kasus pembunuhan itu, katanya, Antasari tengah sibuk menangani laporan dugaan terkait kasus-kasus korupsi besar, tiba-tiba dihadapi kasus ini. "kata Andi Seraya menyatakan, Antasari bersumpah tidak penah mengancam Nasrudin.
Andi meminta kepada Antasari untuk membongkar kasus pembunuhan itu bersama aparat penegak hukum. "saya mengatakan, pada suatu nanti anda harus membuka kepada publik, siapa-siapa yang berkepentingan dan membunuh saudara saya," katanya.
Andi juga mempertanyakan, mengaa dukungan masyarakat terhadap pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah yang mengalami kasus hukum, begitu kuat. di sisi lain, dukungan publik terhadap Antasari yang mengalami dugaan rekayasa kasus justru melemah.
Maqdir Ismail juga mengakui, Antasari pernah bercerita pada 2009,saat kasus pembunuhan itu terjadi. Antasari memang menerima dan menangani berbagai laporan dugaan kasus korupsi
salah satunya, lanjut Madir, adalah pengadaan alat informasi dan teknologi. namun, menurut Maqdir, Antasari tidak menyebutkan dugaan kasus korupsi IT tersebut terjadi di lembaga apa.
sejumlah lembaga swadaya masyarakat memang pernah melaporkan Komisi Pemilihan Umum ke KPK terkait dengan temuan dugaan korupsi dalam pengadaan logistik, terutama teknologi informasi, kotak suara, surat suara, formulir dan tinta.
Dunia Cyber Sebagai Sarana Oengembangan Media Massa Konvensional Dalam Memberikan Informasi
Diposting oleh
dery ibnu kasogi
/
Comments: (0)
Dunia Cyber pada dasarnya adalah merupakan satu bentuk kemajuan Tekhnologi yang kian hari semakin canggih. Setiah harinya tanpa tidak sadar kita sudah memanfaatkan kemajuan Tekhnologi tersebut. Cyber Media merupakan suatu wadah dalam Transaksi pertukaran Informasi dalam bentuk tidak langsung. Banyak program-program didalamnya saperti : e-mail, friendster, google,facebook, hingga twitter yang dijadikan sebagai tempat untuk melakukan transaksi Informasi. Sebenarnya masih banyak sarana Informasi lainnya yang banyak belum kita ketahui sepenuhnya. Dengan adanya Cyber Media, mungkin sangat membantu untuk kita memberikan Informasi dan mendapatkan suatu Informasi lewat Cyber Media. Tidak hanya sebagai sarana untuk pertukaran Informasi, dunia Cyber juga memberikan peluang dalam bentuk pekerjaan pada banyak orang. Maka kita tidak perlu khawatir tentang suatu Informasi yang belum kita ketahui sebelumnya. Yang paling digandrungi dari Cyber Media sekarang ini adalah soal memberi dan mendapatkan suatu Informasi yang jaraknya cukup jauh. Meskipun feedbacknya tidak secara langsung, setidaknya pasti akan sampai juga ke komunikan meski memakan waktu yang tidak dapat ditentukan. Dunia Cyber sangat membantu kita untuk menemukan suatu hal yang belum kita diketahui dan sekalipun jaraknya sangat jauh. Contohnya : mempertemukan saudara yang sudah sekian lama tidak bertemu, mempertemukan teman lama yang sudah lama tidak bertemu, menemukasn mantan kekasih pun juga sering kali kita temukan lewat Cyber Media ini. Tidak hanya itu, sekarang banyak Stasiun-Stasiun Televisi yang menyiarkan acaranya lewat Cyber Media secara Streaming. Meskipun mengalami sedikit deelay, tidak mengecilkan hati pemirsanya untuk mendapatkan Informasi dari Stasiun Televisi tersebut. Kita juga dapat mengetahui Informasi lainnya seputar film, musik, fashion, olahraga dan berbagai jenis inrormasi lainnya yang ada di seluruh dunia. Kesimpulannya adalah, Cyber Media merupakan satu bentuk kecanggihan tekhnologi untuk mempermudah kita memberikan dan menerima suatu Informasi yang tidak dibatasi oleh jarak. Dunia Cyber kini sudah merambah ke seluruh penjura dunia, jadi kita tidak perlu cemas akan ketinggalannya suatu Informasi yang belum kita ketahui. karena di dalam dunia Cyber Media hal apa pun sudah bisa kita dapatkan lewat Media Cyber ini.
Bukti Baru antasari (Antasari Sedang Tangani Laporan Dugaan Kasus-Kasus Besar)
Diposting oleh
dery ibnu kasogi
on Rabu, 20 April 2011
/
Comments: (0)
JAKARTA, KOMPAS - Penasihat Hukum Antasari Azhar, mantan ketus komisi Pemberantasan Korupsi yang menjadi terpidana kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, mengaku memiliki bukti baru (novum) untuk disampaikan dala memori peninjauan kembali yang bakal diajukan.
" kami memang sudah persiapkan permohonan PK-nya, ada juga novum yang tidak bisa kami sampaikan sekarang." kata Maqdir Ismail, penasihat hukum Antasari Azhar, di Jakarta, Rabu (20/4), seusai sidang tindak pidana korupsi mendamoingi klien yang menjadi terdakwa dalam kasus suap cek perjalanan pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
menurut Maqdir, bukti baru tersebut diperoleh dari pihak lain. bukti itu juga belum pernah diungkapkan dalam persidangan. " yang kami punya itu adalah novum yang belum pernah dibuka dipersidangan," ujar Maqdir. saat didesak, Maqdir menyatakan bahwa bukti baru tersebut baru akan di buka di pengadilan.
"masa saya sapaikan ke kalian, nanti saya di marahi sama hakimnya," ujar Maqdir.
terkait dengan berkas yang disita penyidik Polri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Maqdir menyebut ada sejumlah dokumen yanng di ambil dari ruangan Antasari. menurut Maqdir, salah satu dokumen diantaranya bertuliskan private confidential yang ditukjukan kepada Antasari. "saya tidak tahu isinya apa, tetapi itu semua disita dari ruangan Pak Antasari, ujar Maqdir."
Maqdir tida dapat memastikan apakah berkas tersebut terkait dengan kasus informasi teknologi Komisi Pemilihan Umum (KPU). "saya tak tahu apakah ada berkas soal IT KPU," katanya.
Dokumen lain yang disita, menurut Maqdir, adalah dokumen mengenai bntuan LikuiditasBank Indonesia dan kerjasama salah satu perusahaan swastadengan BUMN. "kami tidak tahu apakah barang - barang itu sudah dikembalikan ke KPK," lanjut Maqdir.
Kasus Besar
Andi Syamsuddin Iskandar,adik Nasruddin Zulkarnaen, di Jakarta, Rabu, mengaku telah bertemu selama tiga jam dengan Antasri Azhar di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang. saat kasus pembunuhan itu, katanya, Antasari tengah sibuk menangani laporan dugaan terkait kasus-kasus korupsi besar, tiba-tiba dihadapi kasus ini. "kata Andi Seraya menyatakan, Antasari bersumpah tidak penah mengancam Nasrudin.
Andi meminta kepada Antasari untuk membongkar kasus pembunuhan itu bersama aparat penegak hukum. "saya mengatakan, pada suatu nanti anda harus membuka kepada publik, siapa-siapa yang berkepentingan dan membunuh saudara saya," katanya.
Andi juga mempertanyakan, mengaa dukungan masyarakat terhadap pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah yang mengalami kasus hukum, begitu kuat. di sisi lain, dukungan publik terhadap Antasari yang mengalami dugaan rekayasa kasus justru melemah.
Maqdir Ismail juga mengakui, Antasari pernah bercerita pada 2009,saat kasus pembunuhan itu terjadi. Antasari memang menerima dan menangani berbagai laporan dugaan kasus korupsi
salah satunya, lanjut Madir, adalah pengadaan alat informasi dan teknologi. namun, menurut Maqdir, Antasari tidak menyebutkan dugaan kasus korupsi IT tersebut terjadi di lembaga apa.
sejumlah lembaga swadaya masyarakat memang pernah melaporkan Komisi Pemilihan Umum ke KPK terkait dengan temuan dugaan korupsi dalam pengadaan logistik, terutama teknologi informasi, kotak suara, surat suara, formulir dan tinta.
" kami memang sudah persiapkan permohonan PK-nya, ada juga novum yang tidak bisa kami sampaikan sekarang." kata Maqdir Ismail, penasihat hukum Antasari Azhar, di Jakarta, Rabu (20/4), seusai sidang tindak pidana korupsi mendamoingi klien yang menjadi terdakwa dalam kasus suap cek perjalanan pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
menurut Maqdir, bukti baru tersebut diperoleh dari pihak lain. bukti itu juga belum pernah diungkapkan dalam persidangan. " yang kami punya itu adalah novum yang belum pernah dibuka dipersidangan," ujar Maqdir. saat didesak, Maqdir menyatakan bahwa bukti baru tersebut baru akan di buka di pengadilan.
"masa saya sapaikan ke kalian, nanti saya di marahi sama hakimnya," ujar Maqdir.
terkait dengan berkas yang disita penyidik Polri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Maqdir menyebut ada sejumlah dokumen yanng di ambil dari ruangan Antasari. menurut Maqdir, salah satu dokumen diantaranya bertuliskan private confidential yang ditukjukan kepada Antasari. "saya tidak tahu isinya apa, tetapi itu semua disita dari ruangan Pak Antasari, ujar Maqdir."
Maqdir tida dapat memastikan apakah berkas tersebut terkait dengan kasus informasi teknologi Komisi Pemilihan Umum (KPU). "saya tak tahu apakah ada berkas soal IT KPU," katanya.
Dokumen lain yang disita, menurut Maqdir, adalah dokumen mengenai bntuan LikuiditasBank Indonesia dan kerjasama salah satu perusahaan swastadengan BUMN. "kami tidak tahu apakah barang - barang itu sudah dikembalikan ke KPK," lanjut Maqdir.
Kasus Besar
Andi Syamsuddin Iskandar,adik Nasruddin Zulkarnaen, di Jakarta, Rabu, mengaku telah bertemu selama tiga jam dengan Antasri Azhar di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang. saat kasus pembunuhan itu, katanya, Antasari tengah sibuk menangani laporan dugaan terkait kasus-kasus korupsi besar, tiba-tiba dihadapi kasus ini. "kata Andi Seraya menyatakan, Antasari bersumpah tidak penah mengancam Nasrudin.
Andi meminta kepada Antasari untuk membongkar kasus pembunuhan itu bersama aparat penegak hukum. "saya mengatakan, pada suatu nanti anda harus membuka kepada publik, siapa-siapa yang berkepentingan dan membunuh saudara saya," katanya.
Andi juga mempertanyakan, mengaa dukungan masyarakat terhadap pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah yang mengalami kasus hukum, begitu kuat. di sisi lain, dukungan publik terhadap Antasari yang mengalami dugaan rekayasa kasus justru melemah.
Maqdir Ismail juga mengakui, Antasari pernah bercerita pada 2009,saat kasus pembunuhan itu terjadi. Antasari memang menerima dan menangani berbagai laporan dugaan kasus korupsi
salah satunya, lanjut Madir, adalah pengadaan alat informasi dan teknologi. namun, menurut Maqdir, Antasari tidak menyebutkan dugaan kasus korupsi IT tersebut terjadi di lembaga apa.
sejumlah lembaga swadaya masyarakat memang pernah melaporkan Komisi Pemilihan Umum ke KPK terkait dengan temuan dugaan korupsi dalam pengadaan logistik, terutama teknologi informasi, kotak suara, surat suara, formulir dan tinta.
hari jadi gua yg ke 22 jatuh pd tgl 3 maret 2011 .......................
Diposting oleh
dery ibnu kasogi
on Jumat, 04 Maret 2011
/
Comments: (0)
kemarin tanggal 3 maret 2011 ternyata hari ulang tahun gua yg ke 22 ,,
ga terasa makin nambah aja usia gua ,,
harapan di usia gua yg ke 22 ini adalah smoga selalu diberikannya kesehatan buat gua ,, diberikan kesempatan untuk hidup yg lebih lama lagi ,, dan menjadi anak yg sholeh nantinya .
AMIN ..
ga hanya itu aja ,,
semoga diberikan kemudahan dlm menjalani hidup yg makin rumit ini ,,
dan tercapai seluruh keinginan gua yg selama ini blm sempat tercapai .
1 lagi .
semoga gua cepet lulus kuliahnya .
AMIIN .
BUAT KEDUA ORANG TUA GUA ,, makasih banyak banget buat seluruh usahanya selama ini buat ngebesarin gua .
makasih juga atas supportnya selama ini .
buat temen-temen gua ,,
hahaha makasih ya doa" kalian .
tidak ada kata yg indah selain doa .
asiiikk dah ..
amin ya robbal al amin .........
ga terasa makin nambah aja usia gua ,,
harapan di usia gua yg ke 22 ini adalah smoga selalu diberikannya kesehatan buat gua ,, diberikan kesempatan untuk hidup yg lebih lama lagi ,, dan menjadi anak yg sholeh nantinya .
AMIN ..
ga hanya itu aja ,,
semoga diberikan kemudahan dlm menjalani hidup yg makin rumit ini ,,
dan tercapai seluruh keinginan gua yg selama ini blm sempat tercapai .
1 lagi .
semoga gua cepet lulus kuliahnya .
AMIIN .
BUAT KEDUA ORANG TUA GUA ,, makasih banyak banget buat seluruh usahanya selama ini buat ngebesarin gua .
makasih juga atas supportnya selama ini .
buat temen-temen gua ,,
hahaha makasih ya doa" kalian .
tidak ada kata yg indah selain doa .
asiiikk dah ..
amin ya robbal al amin .........


